Google Sandbox – Bagi Anda yang fokus jualan lewat website dan media sosial maka harus konsisten menulis artikel untuk website. Demikian juga harus konsisten membuat konten di media sosial untuk menjangkau banyak audiens dan meningkatkan keterlibatan.
Dengan langkah-langkah tersebut maka potensi dapat lead akan tinggi, yang diiringi dengan peningkatan penjualan. Nah supaya bisa konsisten dalam jangka panjang paling enak memang kerjasama dengan digital agency seperti Nata Connexindo.
Alhasil bisa memesan artikel dan konten media sosial yang mengikuti tren serta bisa memberikan artikel yang sifatnya edukasi. Potensi website punya banyak pengunjung jadi lebih tinggi kemudian media sosial pun lebih berwarna kontennya. Alhasil brand awareness bisnis naik yang diikuti dengan peningkatan penjualan.
Toh dengan memesan artikel ke digital agency Nata Connexindo hasilnya lebih bagus dan bebas plagiasi. Anda pun bisa memesan artikel 500 kata hingga 1500 kata. Jadi lebih detail sehingga artikel mudah masuk halaman satu Google.
Nah dengan dukungan konten artikel yang original sehingga bebas plagiasi maka website bisnis Anda akan terbebas dari Google Sandbox. Google sandbox merupakan Sebuah filter yang dirancang oleh tim Google untuk mencegah website melakukan tindakan melanggar aturan.
Google sandbox fungsinya memang memastikan website yang menyuguhkan konten dengan originalitas tinggi berhak masuk halaman satu Google. Google Sandbox ini awalnya dirancang untuk menghalau banyak website baru yang mencoba masuk halaman satu Google dengan cara spam dan cara buruk lainnya.
Oleh karena itu, website baru yang dinilai melakukan tindakan spam akan diawasi oleh Google sandbox. Di sisi lain, ada banyak faktor yang membuat website terkena Sandbox.
Barikut penjelasan kenapa website kena Sandbox
Saat Anda yang memanfaatkan website sebagai ujung tombak pemasaran produk atau jasa, sebaiknya harus belajar soal Google Sandbox. Soalnya jika website terkena Google Sandbox maka artikel bakal susah terindeks mesin Google.

Nah ciri-ciri website terkena Google Sandbox adalah kunjungan website terus berkurang drastis meskipun unggah artikel. Berikut beberapa faktor yang membuat website bisnis Anda terkena filter Google Sandbox:
Artikel hasil plagiasi
Ekosistem Google sangat menyukai konten artikel hasil karya sendiri, bukan hasil plagiasi dari artikel orang lain. Nah jika artikel yang diunggah ke website memang hasil plagiasi maka akan terkena filter Google Sandbox. Dampaknya tentu saja kunjungan bakal turun.
Dengan demikian hindari membuat artikel hasil plagiasi. Upayakan setiap artikel yang diunggah merupakan karya sendiri.
Nah jika memang tidak bisa menulis yang baik, bisa langganan artikel di digital agency seperti Nata Connexindo. Alhasil semua konten artikel yang diunggah punya kualitas dan sesuai standar SEO.
Memasang backlink yang tidak berkualitas
Backlink merupakan proses memasang tautan eksternal di website-website yang berkualitas. Terutama di media mainstream yang terkenal dan banyak diakses masyarakat.
Dengan memasang tautan eksternal di media besar, maka kunjungungan ke website Anda akan ikut tinggi. Akan tetapi memasang tautan di website lain harus hati-hati.
Soalnya ada website yang kontennya melanggar aturan Google. Alhasil jika pasang tautan di website yang dinilai Google melanggar aturan maka website Anda akan terkena dampaknya. Termasuk terkena Google Sandbox.
Jadi kesimpulannya, harus selalu unggah konten artikel yang bagus dan tidak plagiasi. Kemudian harus hati-hati dalam menjalankan backlink.
Bagi Anda yang tidak ada waktu untuk bikin artikel, bisa hubungi tim digital agency Nata Connexindo di sini.