Konten Evergreen – Website sebagai media ujung tombak pemasaran harus dioptimalkan supaya user friendly dan kontennya bermanfaat.
Jadi sebagai pebisnis, Anda harus membangun tim SEO untuk optimasi website supaya selalu unggah konten yang berkualitas. Alhasil kunjungan website jadi lebih tinggi kemudian peluang untuk closing juga tinggi.
Optimasi website juga bisa dibarengi dengan optimasi media sosial. Dengan berputarnya roda media sosial dan website maka brand awareness juga bakal meningkat dan produk atau jasa yang dijual mudah dikenal oleh banyak khalayak.
Pengembangan konten pun harus bervariasi. Tidak melulu bikin konten yang ada kaitannya dengan hal-hal yang sedang viral. Memang hal membahas yang sedang viral sebagai konten dapat meningkatkan keterlibatan audiens. Baik di media sosial atau di website.
Namun bikin konten yang mengikuti hal-hal viral kadang mudah juga dilupakan oleh audiens. Jadi usia konten hanya pendek. Pas momen viral sudah hilang dari permukaan maka keterlibatan audiens di website dan media sosial akan semakin menciut. Pengunjung website pun bisa berkurang, kecuali setiap hari selalu update hal-hal yang sedang viral.
Untuk membersamai konten yang temanya mengikuti hal-hal viral maka harus bikin konte evergreen. Konten yang bersifat jangka panjang, jadi ibarat makanan konten evergreen tidak akan pernah basi. Seiring berganti tahun pun semu audiens mesti tetap dikonsumsi oleh audiens, karena konten evergreen selalu relevan dan bisa menjawab kebutuhan audiens.
Konten artikel yang sifatnya evergreen tidak hanya bisa diterapkan pada website. Konten evergreen juga bisa diterapkan di media sosial, baik itu TikTok, Youtube, Facebook, dan Instagram.
Dalam penulisan artikel evergreen, harus tetap menggunakan kaidah SEO. Supaya artikel evergreen yang ditulis dan diunggah ke website bisa masuk halaman satu mesin pencari.
Sementara itu, konten evergreen untuk TikTik, Youtube, Facebook, dan Instagram usahakan sejalan dengan yang diunggah di website. Jadi pas unggah artikel evergreen bisa disisipkan konten Youtube yang sejenis.
Alhasil audiens akan menilai website Anda punya otoritas. Semua konten dibuat dengan bagus dan memberikan manfaat kepada audiens.

Berikut ide konten evergreen yang bisa Anda kreasikan
Konten memecahkan masalah
Setiap konten yang dibuat harus memberikan nilai manfaat pada audiens. Jika tidak maka konten akan dilewati.
Oleh karena itu, selalu buat konten evergreen yang sifatnya memecahkan masalah yang sering dihadapi oleh audiens. Misalnya Anda ahli Microsoft Excel untuk operasi penghitungan akuntansi, maka Anda bisa bikin konten yang memecahkan masalah soal Akuntansi.
Proses pembuatan konten memecahkan masalah harus bersifat langkah demi langkah, sehingga audiens mudah mencerna. Konten pun tidak terbatas pada Akuntansi, jika Anda paham mendalam soal anggaran membangun rumah yang hemat bisa juga dibuat konten evergreen.
Konten memecahkan masalah rumus akuntansi hingga membuat anggaran tetap dibutuhkan di masa depan. Jadi jenis konten memecahkan masalah ini tidak akan basi, selamanya tetap ada yang mengkonsumsi. Alhasil website akan terus ada pengunjungnya, begitu juga dengan media sosial.
Konten review berdasarkan pengalaman riil
Konten evergreen selanjutnya yang bisa dibuat adalah review produk atau jasa. Misalnya Anda sedang memegang aplikasi baru untuk menggambar. Anda bisa memberi ulasan terkait aplikasi baru tersebut, mulai dari kelemahan dan keunggulan.
Selain review aplikasi, Anda juga bisa review hal-hal lain yang dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti review laptop, destinasi wisata, dan lainnya.
Nah hal penting dalam proses bikin konten evergreen adalah selalu update hal-hal baru. Demikian penjelasan tentang tips konten evergreen dan manfaatnya. Buat Anda pebisnis yang sedang mengembangkan website dan ingin langganan konten evergreen, segera hubungi digital marketing agency Nata Connexindo. (AS)